Jumat, 27 Desember 2013

Dan itu kita.

Buta untuk Mata
Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena dia buta. Dia membenci semua orang, kecuali pria kekasih tercintanya. Dia selalu ada untuknya. Gadis itu mengatakan kalau seandainya dia bisa melihat, maka dia akan menikahi pria kekasihnya itu.

Suatu hari, seseorang mendonasikan sepasang matanya untuknya agar dia bisa melihat segalanya, termasuk kekasihya itu. Kekasih prianya itu bertanya padanya, “karena sekarang kau sudah bisa melihat, apakah sekarang engkau mau menikahiku?”. Gadis itu shock dan kaget karena kekasihnya itu ternyata juga buta, dan dia menolak untuk menikahinya.

Pria itu pun pergi dengan berderai air mata, dan beberapa waktu kemudian dia menuliskan surat untuk gadis itu. “TOLONG JAGA MATA SAYA BAIK-BAIK…..”


Beginilah manusia berubah ketika status mereka berubah. Hanya beberapa orang yang mengingat seperti apa hidupnya dahulu, dan siapa yang telah menemaninya pada saat-saat menderita.




Inget hilya :)

(Bukan Kebijaksanaan. tapi ketulusan dan totalitas )



" Jangan biarkan sakit yang kau rasakan sebagai pukulan yang akan membuatmu terjatuh bahkan tersungkur.  jadikan semua rasa sakit dan perih yang kau rasakan sebagai tombak dan pijakan untuk bangkit menjadi seorang (WONDER WOMEN). Be Brave Girl's !! "

" Ketika berenang memasuki terowongan gelap, ada titik tertentu ketika kau tak lagi mempunyai cukup napas untuk beranang pulang. satu-satunya pilihanmu adalah terus berenang memasuki wilayah tak dikenal dan berdoa memohon jalan keluar "


" Jangan lakukan apa yang tak ingin orang lain lakukan padamu "

"Being unique is the way to be perfect"



Come on Hilya, jangan gadaikan masa depanmu untuk sesuatu tak berguna. Bangki. Bangkit. berdiri.

Kamu perempuan Kuat !...

Kamis, 26 Desember 2013

Yang tak terlupakan :)

Penghujung Agustus 2012; PANDANGAN PERTAMA
Aku tak tau apa yang terjadi pada hatiku saat pertama ia melihatmu, di secangkir rindu yang kau seduh, aku menghirupnya lalu mereguk seperti aku meyakini bahwa cangkir itu berisi cinta, aku berlalu, dan kau? Aku tak tau.. ada malam-malamkah di matamu sejak pertama ia meleleh..

Oktober Gelisah 2012; DEBAR RINDU
Adalah ketika aku memahami kau sebagai bara rindu meriap api penuh tungku menjadi terang, tak ada samar di antara semesta rasa kita, pada tawamu yang pecah, sementara kau tertusuk serpihan luka yang seumpama engkau kering tanpa nyala, dianpun tetap pendar dengan cahaya di hatimu..

30 november 2012; BELAHAN JIWA
Adalah saat aku menyadari betapa embun telah merintiki hatiku, ya.. di tengah gerimis yang menguasa, ketika aku dan kau berteduh di bawah bulan, waktu tak sabar menunggu, dia berteriak-teriak mengepakkan telinga hatimu, memaksa lisanmu mengutarakan, dan rasaku yang sudah menggemuruh di bumi. Menanti cintamu tuk segera deras menghujaniku, kaupun mendekap hatiku dari dinginnya gigil rindu, aku melihatmu dan kau memiliki semuanya dariku dalam sekejap… kau dapati seluruh hatiku, ku curi separuh nyawamu..

Februari 2013; PROPOSAL
Tak banyak yang harus ku banggakan darimu untuk membuatmu diterima di kehidupanku, cukup aku membawamu dengan apa adanya dirimu, sebab ku yakin, jika hatiku berkata ya, merekapun berkata ya, aku tak peduli dengan apa kekuranganmu, karena kekurangan dan kelebihanmu telah membentukmu sebagai kau yang kucintai, malam yang teduh meneduhkan wajah mereka, senyumku terkembang siap berlayar menuju jalanmu..

26 April 2013 ; KEJUTANMU
Saat senja yang indah aku duduk di taman bunga crisyan yang tengah bermekaran, sambil mengalunkan tanda kebesaran Tuhan bersama bidadari-bidadari kecilku, aku terpanjat kaget, detak jantungku berpacu, kali ini lebih cepat jika dibanding aku menanti saat-saat kelulusan ujian, rupanya ada yang tengah memberikan kejutan, sejenak aku menjelma menjadi bunga yang sedang rekah sebab dirintiki cinta, disekelilingi kupu-kupu indah yang seolah menyoraki bahagia. Mushhaf itu yang jadi teman kala aku babak belur oleh rindu.

27  Mei 2013; PENGHORMATAN CINTA
Seperti rindu yang tak pernah bisa menahan dahaga saat cinta mencoba lebih bersabar dari puasa, tuhan telah menetapkan hari raya untuk cintaku, aku menyebutnya ‘penghormatan cinta’, saat aku mempautkan bendera kasihku di palung jiwamu. Kaupun mengeratkan di dadamu, dan aku telah menyaksikan sekumpulan janji setia tlah merantai erat di debar nadimu..

Sabtu, 20 juli 2013; BADAI
Aku mengurai seluruh air mata, mungkin tak terhitung bulirannya, namun aku hanyalah sebuah daun kering yang tengah gugur dari pohonnya, aku tak pernah membenci angin yang meruntuhkanku dari ranting, tak pernah.. biarlah aku tersapu, aku hilang, menghilang seperti angin yang dengan sengaja ataupun tidak menginginkan aku enyah, terima kasih atas sakit yang luar biasa ku derita, biarlah hikmah yang menjadi obatnya.. aku tak pernah melepas, tak pernah.. ini cintaku, ini rinduku dan engkau segalaku, bukan diatasnamakan pengorbanan, tapi ini kehormatan, yang semestinya kulakukan.. engkau tak diam, kita berjuang sayang..aku semakin kuat, aku semakin mencintaimu, engkaupun begitu, tak salah dermagaku berlabuh, padamu..

22 Juli duaribu tiga belas; ISLAH
Aku rasa akan menyulitkan sekali jika mencoba menyatukan minyak dan air, keduanya tak kan mampu bersatu, karena sifat air yang jernih dan sifat minyak yang egois tak bisa disatukan melainkan dengan yang sama dengannya, namun jujur aku ingin merombak teori paten itu, minimal keyakinan yang banyak disepakati dan nantinya diterima adalah, minyak dan air sama sama bisa mengalir, sama-sama beranomali, aku dan kau ibarat benda yang ingin masuk dalam dua jenis benda cair itu, biarlah kita lebur dalam dua benda cair itu, toh nanti kita juga merasakan basah dan merasakan berminyak, namun jika seseorang mengalirkan campuran minyak dan air yang di dalamnya ada kita, maka ku yakin, aku dan kau akan mengalir jua mengikuti campuran air minyak, biarkan saja dulu seperti itu, yang penting kita terlanjur lebur, kan tiba suatu saat air dan minyak saling membutuhkan bukan karena keterpaksaan, untuk masakan yang lezat mungkin? Tinggal kita bumbui saja dengan pas.. kau sepakat, kan sayang?

25 juli2013 ; KEPUTUSAN
Tak selamanya karang tegar, aku pernah jenuh dengan egomu, aku pernah bosan dengan posesifmu, aku kadang tak sabar dengan naifmu, tapi entah mengapa aku tak pernah lelah mencintaimu, seketika kau membuatku menangis, lalu dengan cepat kau ubah menjadi tawa, saat aku berubah sikap padamu, kau dengan sabar membawaku kembali ke jalanmu, aku patah hati berkali-kali karenamu, namun aku jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama, hanya kepadamu.. aku tak tau, haruskah aku bersedih, berbicara ataukah menangisi kebahagiaanku? Kini aku menjadi mata yang buta, telinga yang tuli, bibir yang bisu, sambil menggenggam tanganmu, ku buka lebar mata hatiku, menatap masa depanku, memahami bahwa aku terlahir dari tulang rusukmu, menuju taman surga kita, yang dengan kasih Tuhan kurekahkan sejuta mawar semerbak wangi rindu untukmu, bersamamu, selamanya denganmu..

TERIMA KASIH
Aku pernah mendambakan seorang laki-laki yang seperti ini dan yang seperti itu, harus begini harus begitu, deretan kriteria sudah ku list dalam catatan filter pilihan hati, tapi sungguh ku tak kuasa berpaling dari takdir Tuhan yang ternyata menjatuhkan hatiku pada lelaki yang tidak pernah aku melihatnya sekalipun kecuali dalam mimpi, fasubhaanallah biqodarillah, aku amat sangat begitu mencintainya.. akupun mulai menyadari, bahwa kita tak mampu memprediksi, kapan kita jatuh cinta dan kapan air mata kita jatuh untuk yang dicinta, yang ku tau hanyalah, saat ini aku mencintaimu, dan aku berharap untuk selamanya, sebagaimana doa seorang nabi yang mustajabah untuk umatnya, doa ibuku untukku. “semoga kalian berjodoh dunia akhirat”…. semoga doa ibuku senantiasa menyertai perjalanan cintaku.. terima kasih rabb, terima kasih ayah, terima kasih ibu, terima kasih untuk semua yang menikmati secangkir rinduku…

Terima kasih padamu yang nyaris buatku Gila. 


#Uswaasyauqi. 

Rabu, 25 Desember 2013

Lalu, Dimanakah aku ?

Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, tak membekas dalam perbuatan.
Banyak orang baik, tapi tak berakal.
Banyak orang berakal, tapi tak beriman.
Ada lidah fasih, tapi berhati lalai.
Ada yang khusyuk namun sibuk dalam kesendirian.
Ada ahli ibadah, namun amalan bid’ah dan mewarisi kesombongan iblis.
Ada ahli maksiat, rendah hati bagaikan sufi.
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, ada yang banyak menangis karena kufur nikmat.
Ada yang murah tersenyum, tapi hatinya mengumpat.
Ada yang berhati tulus, tapi wajahnya cemberut.
Ada yang berlisan bijak, tapi tak memberi teladan.
Ada pezina yang tampil jadi figur.
Ada orang punya ilmu tapi tak paham,
Ada yang paham tapi tak menjalankan.
Ada yang pintar tapi membodohi.
Ada yang bodoh tapi tak tahu diri.
Ada orang beragama, tapi tak berakhlaq, ada yang berakhlaq tapi tak bertuhan.



"Diantara semua itu, dimana aku berada? "  (Ali bin abi Thalib)





*Oh Tuhan, Ingin meminta kepadaMU aku malu, tak meminta kepadaMU aku tak berdaya

Selasa, 24 Desember 2013

Dan itu Kamu, Ra.


"I don't know if forever can be mine 
But whenever I'm with you
I want to take that chance"



Sempurna itu ketika aku merasakan benar-benar jatuh dalam hati seseorang, sempurna itu ketika aku dapat
merasakan kesakitan orang yang kusayangi, sempurna itu ketika aku tetap tersenyum dengan segala kekurangan yang kami punya, dan akhirnya aku juga mengerti kesempurnaan fisik bukanlah jaminan aku akan bahagia tetapi justru ketidaksempurnaan yang semakin menguatkan. sejauh manapun aku melangkah namun pada akhirnya cinta itu memang tidak ada habisnya, sampai berjuta kali waktu berputar tetap saja aku tau hanya ada dirimu yang kunamakan C-I-N-T-A , cinta yang luar biasa dan takkan berujung sampai akhirnya nafasku yang harus hilang darai kehidupan ini. 


*RepostBunda

Senin, 23 Desember 2013

Rindu lagi :'(

"Well, it's good to hear your voice
I hope you're doing fine
And if you ever wondered
I'm lonely here tonight "


Barangkali ini rindu.
Pada dingiin yang mengigilkanku : Beku.
saat menjadi sendirian adalah pilihan rindu untuk sederhana dan kecil.

"I'm lost here in this moment
And time keeps slipping by
And if I could have just one wish
I'd have you by my side"

Barangkali ini rindu.
pada tidur yang tak nyenyak-nyenyak setiap harinya.
ada khawatir begitu saja.
ada cemburu beraduk padu, ah. aku ingin kamu : rindu.

"Oh, oh, I miss you
Oh, oh, I need you"

Barangkali ini rindu.
pada tak lahap makan setiap paginya.
pada malam yang terasa memanjang tanpa pagi siap-siap terbit.

Barangkali ini rindu.
pada malu-malu untuk menyapa " Kau baik?"

"And I love you more than I did before
And if today I don't see your face
Nothing's changed, no one can take your place
It gets harder every day"


Barangkali ini rindu.
Pada cinta yang seperti menyesak, menyiksa.
sekarat aku setiap waktunya, hai.. kamu.

"But I'm coming home, I'll be coming home
And if you ask, I will stay, I will stay, I will stay"

Barangkali ini rindu.
Barangkali hanya malu.
Barangkali.



ah,  I will stay...
aku rindu.
aku malu.
aku memilih diam dan menikmatinya dibawah hujan tanpa ragu.
Hai, kamu : Kunamai "Ini" Barangkali, pada rindu yang malu-malu ^^



Mari ^ ^


pandangi tembok ini seakan kau dan aku memandangi sebuah batu yang tersusun rapih. 
Tatapi tembok ini apabila kau dan aku tidak bisa melihat diri kita sendiri, jangan bertanya kepada kaca, yang hanya kita temukan adalah pandangan kemunafikan. 

kau dan aku terpisah jarak dan ruang yang menjadikan tembok ini kokoh. kau dan aku terpisah waktu, karena dengan sendirinya tembok ini tidak lagi berdiri kokoh termakan usang nya zaman.
 mau kah kita meroboh kan tembok ini agar kita selalu bisa tertawa tanpa terbebani kokohnya tembok ini?ataukah kita biarkan saja tembok ini berdiri dengan tegap karena dengan begitu kita bisa memanjat dan menemukan titik puncak dimana kita bisa berdiri dipuncak tembok tersebut?jangan bertanya kepada orang,karena membuat kita bingung. tanyakanlah pada diri kita sendiri apa yang baik buat tembok kita tersebut!




#Repost