Rinduku dipulau biru
Ini pekan kesekian
dari rindu yang melumut
lalu,lamat bersama kenangan tak kunjung menepi
teringat tentang dongeng sepasang camar dijendela rumahmu dulu
yang menemani kita menghabiskan berjam-jam senja dipantaimu
sepi itu menjelma mosaik
diantara banyak wajah yang kutemui kurasa sama:kamu
hingga penantian berabad anyar
setiaku tetap merinduimu dipulau biru
membiarkan pergi itu tak mudah
dan kurelakan saja diriku terpasung kata tak nyata
indah sob...^^, cuma penulisanny sj ad yg kurang pas... terlebih ejaan. u/ 'di' nama tempat setidakny harus dipisahkan^^. but, it's very beautiful poem
BalasHapustetap berkarya y...