Sabtu, 16 November 2013

Do'a saya :)




 
Doaku terhenti saat tiba saatnya menyela doa untukmu. Aku tercenung di depan Rabbku. Tak mengapa, Ia bisa menunggu. Tapi tidak dengan air mataku yang tiba-tiba meluncur dari pelupuk mata. Air mata itu menderas sementara bibir dan hatiku bergeming.

“Bukan, doaku menjadi mampet bukan karena aku membencimu. Bukan pula karena aku malu atau tidak biasa merapal doa untukmu. Doaku terhenti karena…karena aku terlalu mencintaimu!”

Hatiku berbicara lamat-lamat melantunkan doa agar Rabbku menjaga kesetiaan dan cintamu hanya untukku. Dosakah aku mengucap doa itu untukmu? Itu sebab aku tercenung, sayang. Aku ragu.
Air mata ini menderas, ragu kian menyala tapi hatiku tak mudah berbohong. Aku ingin kau jadi milikku, seutuhnya. Aku ingin menghabiskan sisa umur ini denganmu, dinaungi bahagia dan damai. AKu ingin kau setia padaku, mencintaiku.
Lamat-lamat otakku mulai mengirim perintah agar bibirku bergerak, melantunkan doa dalam hati. Napas kutarik dalam dan panjang dan kuhembus saat memejam mata. Aku mulai bisa menggerakkan bibirku.

“Rabb, jaga kesetiaan dan cintanya hanya untukku. Hempaskan karang cemburu dari samudera rindu. Iringi langkah kami yang kadang menanjak bersama bintang dan menurun bersama rembulan yang tenggelam. Tautkan cinta kami sampai kami dipisahkan oleh kematian. Amin.”

#Blogwalking. 


Dialog : Laki-laki dan Perempuan

Laki-laki :
Aku tidak meminta Tuhan untuk melahirkanku sebagai laki-laki. Dan ketika aku tahu aku menjadi laki-laki ketika lahir. Aku menangis. Betapa tidak. Tanggungjawabku sangat besar dan aku sibuk bermain-main. Ketika dalam genggam tangan dan bahuku aku disuruh memikul tanggungjawab pada 4 perempuan (ibu, istri, saudara perempuan, dan anak perempuan). Apakah aku sanggup?

Ketika diwajibkan bagiku mencari nafkah untuk keluargaku. Meski habis tenaga. Apakah aku kuat mencukupi mereka semua?  Ketika diwajibkan bagiku mengangkat senjata dan melindungi kehormatan keluargaku juga agamaku. Nyawa kutaruhkan di muka. Beranikah aku?


Ketika baktiku lebih besar kepada orang tuaku daripada anak dan istriku. Mampu adilkan aku? Jika dipundakku ditanggungkan beban memimpin kapal rumah tangga agar mencapaikan surga bagi keluargaku. Amanahkah aku?


Perempuan :
Aku pun tidak meminta Tuhan untuk melahirkanku sebagai perempuan. Ketika aku tahu aku menjadi perempuan. Aku menangis. Betapa tidak. Aturan penjagaanku begitu ketat, karena begitu berharganya aku. Tapi aku selalu ingin melepaskan diri dari semua itu. Kecenderunganku sering berperang dengan akal pikiranku yang masih sejalan. Muliakah aku sementara aku terus menerus menjual kemulian itu sedikit demi sedikit?

Ketika diwajibkan bagiku berbakti lebih utama kepada suami. Sementara ayah dan ibuku tidak lagi menjadi keutamaan bagiku. Akankah aku bisa melakukannya dengan baik? Ketika menjadi ibu dan memiliki anak-anak yang menjadi amanah-Mu. Sanggupkan aku mempersiapkan mereka menjadi manusia-manusia yang baik, setidaknya aku tidak ingin melahirkan manusia yang mendurhakai-Mu dikemudian hari?

Menjadi perempuan, menjadi perantara kehidupan manusia. Kau titipkan rahim untuk melahirkan manusia baru dibumi ini. Pantaskah aku menjadi kehidupan pertama bagi manusia-manusia yang akan lahir itu?


Laki-laki dan Perempuan :
Kami tidak meminta dilahirkan ke dunia. Mengapa kau turunkan kami ke sini (bumi)? Sedang kami bertanya-tanya, dengan siapa kami akan menjalankan tugas besar ini. Sampai kapan Engkau membiarkan masing-masing kami seorang diri? Sementara Engkau yang memerintahkan kami untuk bersatu, satu sama lain.


Tuhan :
Sudahkan kalian percaya dan mempercayakan kehidupan kalian kepada-Ku sepenuhnya?


#PenyukaHujanpenikmatRindu :)

Jumat, 15 November 2013

Nice :D












One Thing for sure (hijabiz)

One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
To save me
One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
To protect me from lagha and unnecessary thing
One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
To protect me from things that will stain my heart black
One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
To protect me from my Nafs
One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
To teach me to depend only on Him
One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
To teach me to be grateful of His Blessings
One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
To teach me to be better at managing my time
One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
To teach me to prioritize
One thing for sure
I know Allah gives me this hectic life
Because He loves me
;’) And i shall thank Allah for still giving me a life



Thank you, Allah... 

Laki-laki shaleh itu ?

- Kuat amalan agamanya. Menjaga solat fardhu, kerap berjemaah dan solat pada awal waktu. Auratnya juga sentiasa dipelihara dan memakai pakaian yang sopan. 

- Akhlaknya baik, Yaitu seorang yang tampak tegas, tetapi sebenarnya seorang yang lembut. Pertuturannya juga mesti sopan, melambangkan peribadi dan hatinya yang mulia.

- Tegas mempertahankan Jati-diri nya, Tidak berkunjung ke tempat-tempat yang dapat menjatuhkan nama-baiknya.

- Amanah, tidak mengabaikan tugas yang diberikan dan tidak menyalahgunakan kuasa dan kedudukan.

- Tidak boros, tetapi tidak pelit. Mengerti menggunakan uang untuk keperluan yang bermanfa’at dengan bijaksana.

- Menjaga mata dengan tidak melihat perempuan lain yang lalu lalang ketika sedang bercakap-cakap.

- Pergaulan yang terbatas, tidak mengamalkan cara hidup bebas walaupun dia tahu dirinya mampu berbuat demikian.

- Mempunyai kawan pergaulan yang baik, Kawan pergaulan seseorang itu biasanya sama.

- Bertanggung-jawab, Lihatlah dia dengan keluarga dan Ayah Ibu nya.

- Wajah yang tenang, Terlihat dari cara berbicara, Bekerja dan saat dalam suasana Cemas.

- Jika berhadapan dengan masalah, Tidak mudah mengumpat dan cepat marah karena syaitan tidak suka manusia dengan kesabarannya. Maka cobalah untuk bersabar dan terus bersabar, INSYA ALLAH akan memberi ketenangan.

- Dapat mendengarkan alasan dan teguran, mana tahu di sebaliknya itu terdapat kebenaran dan sebagai panduan diri untuk membaiki diri menjadi lebih baik…




#REBLOG FB :)

Kamis, 14 November 2013

Terimakasih, Tuhan :)










Bersyukur untuk hari ini, bersyukur untuk nafas hidup yang masih tersambung.
 Berkahilah nafas ini Ya Rabb..
Bersyukur untuk hari ini, untuk kesempatan menikmati matahari, udara, angin, hujan, dingin dan sejuknya pagi ini dengan Gratis. 
Bersyukur untuk hari ini, untuk segala perasaan silih berganti setiap waktunya. Bahagia, sedih, kecewa, cemburu, rindu, haru dan marah.. adalah satu kesatuan di Aku. 
Bersyukur untuk hari ini, kebaikan takdirMu yang Indah, proses pendewasaan diri paling alami. Bersyukur aku, aku bersyukur, Rabbiku.. :)

Terimakasih yang tiada pernah terbayar untuk ibu, dengan segala perjuangan pengorbanan dan semua kasih sayangnya yang terus mengalir. 
Terimakasih ayah. untuk semangat menyemangatiku, untuk segala kasih sayang tanpa hentinya. 
(ayah sayang, tak perlu khawatir, putrimu sudah beranjak dewasa). 

Terimakasih  Kamu : Kamu bukan pilihan, tapi kamu adalah tujuan. kamu yang sabar dan mengerti aku meski sulit. karena hadirmu ,telah mendewasakan kanak-kanakku yang masih terlalu

terimakasih kamu :)


Terimakasih untuk segala doa- doa kebaikan yang tercurah dari teman-teman.

Selamat datang pagi semoga bisa mengemban amanah dengan baik, semoga bisa menjadi pribadi yang bermanfaat, niatkan, ikhlaskan, jalani :)



Yang pada intinya. aku bahagia sekalipun 


"Aku tidak menemukan kalkulasi yang benar untuk kebahagiaan. Karena kalau dia dibagi, dia justru akan bertambah berlipat-lipat. Maka berbahagialah, berbagilah, dan bahagiakanlah"