Jadi bu, Biarkan aku jatuh cinta padanya.
Lelaki yang kusebut sebagai pengganti ayah ketika beliau sedang tak berada dirumah.
Dengannya Aku tenang, Bu :)
Minggu, 08 Februari 2015
Kamis, 29 Januari 2015
Menjadi Perempuan
Menakjubkan
sungguh menjadi perempuan!
Ia tak pernah jauh dari urusan perasaan
Selalu tentang rasa dan pergolakannya, angan-angan yang didambanya,
juga tentang lembut peka pemantik air mata.
Ia tak pernah jauh dari urusan perasaan
Selalu tentang rasa dan pergolakannya, angan-angan yang didambanya,
juga tentang lembut peka pemantik air mata.
Terkadang
dibuatnya berdecak atas kehalusan sikapnya, kedalaman jiwanya
Terkadang pula dibuatnya jengkel setengah mati karena tak pandai bermain logika.
Terkadang pula dibuatnya jengkel setengah mati karena tak pandai bermain logika.
Ya, pantas saja
hanya ada satu Rabiah Al-Adawiyah
Pantas saja tak ada Nabi berkerudung di kepala
Boleh jadi urusan rasionalitas perempuan kalah jauh,
tapi urusan hati, ia pantang diadu!
Pantas saja tak ada Nabi berkerudung di kepala
Boleh jadi urusan rasionalitas perempuan kalah jauh,
tapi urusan hati, ia pantang diadu!
Berbahagialah
perempuan!
Engkau menjadi syuhada pertama atas kuat hatimu
Bahkan syurga menitipkan diri di kaki
atas lembut hatimu, juga berat perjuanganmu..
Engkau menjadi syuhada pertama atas kuat hatimu
Bahkan syurga menitipkan diri di kaki
atas lembut hatimu, juga berat perjuanganmu..
Kamis, 25 Desember 2014
Ya, Ini Rindu..
Tau bagaimana cara menyederhanakan rindu? dengan
membagi?dikali? Ditambah atau dikurang? Aku tak mau membagi,
dikali bisa lupa diri, ditambahkan apa lagi, dikurangi cuma dalam
mimpi.. Sederhanakan untukku agar tak sesesak ini..
Dengan doa katanya bisa..semoga Tuhan tak bosan mendengar kicauan dikepala
Senin, 08 Desember 2014
Berjanjilah...
Berjanjilah kepada dirimu tiga hal: jika kamu
mengerjakan sesuatu, ingatlah Allah, karena Dia melihatmu; jika kamu
berbicara, ingatlah Allah, karena Dia mendengarmu; jika kamu diam,
ingatlah Allah, karena Dia tahu isi hatimu.
(Via Kuntawiaji)
Sabtu, 25 Oktober 2014
Suatu Saat nanti :|
Suatu hari akan ada seseorang yang cukup baik budinya untuk membuat tertarik. Cukup luas hatinya untuk tempatmu tinggal. Cukup bijaksana pikirannya untuk kamu ajak bicara.
Kamu tidak perlu menjadi orang lain untuk mempertahankan seseorang, tetap jadilah diri sendiri. Kamu pun tidak (dan jangan) menuntut orang lain menerima keadaanmu bila ia memang tidak mampu menerimanya. Karena yang baik belum tentu tepat.
Orang baik itu banyak sekali dan hanya ada satu yang tepat. Selebihnya hanyalah ujian. Kamu tidak pernah tahu siapa yang tepat sampai datang hari akad. Tetaplah jaga diri selayaknya menjaga orang yang paling berharga untukmu. Karena kamu sangat berharga untuk seseorang yang sangat berharga buatmu nantinya.
Suatu hari akan ada orang yang cukup baik dan cukup luas hatinya untuk kamu tinggali. Cukup kuat kakinya untuk kamu ajak jalan bersama. Lebih dari itu, ia mampu menerimamu yang juga serba cukup.
#RebLog :)
Minggu, 24 Agustus 2014
Hei Kamu :)
Yang
kita butuhkan bukanlah yang sempurna, melainkan yang tepat
Yang
kita butuhkan hanya Tuhan meridhai untuk kita, dua manusia yang berjodoh
Aku
menyembunyikan namamu dari hingar bingar orang. Mendekap bayangmu dalam bilik
yang terkunci rapi. Mencandaimu dalam bingkai malu yang masih kumiliki seperti
pagar yang membatasi halaman dengan jalanan.
Sebab
ke Tak halalan ini membuatku sadar.
Aku tak ada kaitan apapun denganmu. Ijab adalah jembatan yang menghubungkan
jiwaku dan jiwamu, mengharmonikan getar nada yang tadinya sumbang menjadi penuh
cita rasa.
Dan
alasan jika aku masih sembunyi di balik
tirai. Memandangmu dari jauh dengan mata tunduk. Sebab kita masih bukan
siapa-siapa. Kita tak terikat apa-apa. Tuhan masih menangguhkan hati kita,
Ingin tau seberapa susah payahnya aku menjaga hati untukmu dan kamu menjaga
hati untukku. Kamu sebagai si empunya Tulang rusuk dan Aku sebagai peminjamnya,
tak usah takut, tak kan tertukar.
Jangan
ragu wahai Kamu..
Tuhan
tau yang kita mau, tapi belum cukup
waktu
Tuhan
tau yang kita mau, tapi harus sabar dulu..
Biar
mata tak bertemu, Doa menyatu. Jodohku.
untuk pengertian tak terbatasmu. Doa yang
selalu bernapas. Desau yang mengibarkan kesungguhanmu menjaga hati. Kesungguhanmu
berharap pada yang satu.
Allah-pun
mengerti betapa kita saling ingin memiliki, berbagi lalu bercreita semalam
suntuk tanpa henti, bersamamu sudah jadi mimpi-mimpi malam-malamku kemaren.
Saat akhirnya sumpah
terucap, bukankah aku dan kamu akan menjadi kita, dan kamu jadi pakaianku, aku
jadi pakaianmu?
Bukan untuk sesiapa lagi : cukup kamu :)
Sabtu, 17 Mei 2014
Dan Rekah...
Ada serangkaian huruf
qosam
Yang ingin kurangkaikan
di jantungmu
Agar di setiap detakmu
Adalah janji setia
tentang cintaku
Di sekumpulan rindu yang
kuserak
Namamu adalah serpihan
Yang di pecah oleh kalam
Di Cintamu aku merekah
Di Mawarku engkau merahku
Bahasa cintaku,
Berada di luar segenap
kata dan makna
Sejauh agama yang
kupinang
Tak satupun menjamah rasa
yang terdalam
Hai, Cinta..
Hidupku terasa begitu
bermakna
Bukan karena engkau
menghampiriku
Tapi, hidupku terasa
begitu bermakna
Saat
aku berharap engkau menghampiriku
#Uswaasyauqie :)
Langganan:
Postingan (Atom)