Minggu, 22 Desember 2013

Sederhana itu Indah

kenapa harus sederhana?

sederhana adalah cerminan sikap dan tujuan hidup kita. sederhana bukan berarti kecil dan tak berbobot. 
sederhana juga bukan hal yang tidak muluk/berlebihan. sederhana adalah bagaimana kita bersikap memandang hidup ini.


nah, mimpi itu kan tidak sederhana? berarti tidak boleh punya mimpi dong?
mimpi itu adalah masa depan. sederhana itu adalah menjalani keseharian mencapai mimpi. tidak muluk, mawas diri dan terus mengembangkan diri dengan sederhana. :)


#Re-SederhanaIndah ^^




Jumat, 20 Desember 2013

Ah, ini konyolku ;)

Aku: Aku tidak pantas untukmu.
Kau: Kenapa?
Aku: Kau dari orang terpandang, sedangkan aku...
Kau: Aku dan Tuhan selalu memandangmu, apa lagi?
Aku: Kau pintar, kau punya banyak penggemar.
Kau: Penggemar? Aku tidak butuh mereka, aku hanya butuh pendamping dan pembimbing untuk anak-anakku kelak.
Aku: Aku tidak terlalu menguasai agama.
Kau: Kita bisa mendalaminya bersama-sama.
Aku: Aku tidak cantik. Tidak seperti mereka...
Kau: Tuhan akan marah jika mendengar perkataanmu tadi, justru aku memilihmu karena kau tidak mengobral kecantikanmu.
Aku: Kau ini kenapa? Sudah kubilang aku ini tidak pantas, kita ibarat bumi dan langit. Terlalu banyak perbedaan.
Kau: Perbedaan membuat kita lengkap.
Aku: Kau terlalu sempurna.
Kau: Belum. Akan sempurna jika kau ada.
Aku: Cukup. Saya tidak mau dengar lagi.
Kau: Seribu bunga tak mampu membuat kamu berlembut juga?
Aku: Temuilah ayah saya. Itu lebih berharga dari seribu bunga dan ungkapan cinta.

“Jika datang kepada kamu seorang lelaki yang engkau ridhoi agamanya dan akhlaknya untuk meminang perempuan kamu maka nikahkanlah dia jika tidak kamu lakukan demikian maka akan timbul fitnah dan kerusakan.” (HR Tirmidzi).
Imam Thabrani meriwayatkan dari Anas bin Malik, bahawa Rasulullah bersabda:
“Barang siapa menikah wanita kerana jabatannya, maka Allah hanya akan menambah kehinaan, barang siapa menikah kerana hartanya, maka Allah tidak akan menambah kecuali kefakiran, barang siapa menikahi wanita kerana nasab, maka Allah hanya akan menambah kerendahan. Dan barang siapa yang menikahi wanita kerana inigin menutupi (kehormatan) matanya, membentengi farji (kemaluan)nya, dan mempererat silaturrahim, maka Allah SWT akan memberi barakah-Nya kepada suami istri tersebut”     



#Repost :D       

Aku dan Otakku ;)

Aku : Aku merindu...
Otak : sudahlah lupakan.. masih banyak hal yang lebih penting untuk kamu rindukan
Aku : tapi aku merindukan dia. tidak yang lain
Otak : ini hanya kerinduanmu sesaat, esok semua akan seperti semula
Aku : tapi aku merindu.. bahkan jika ada kata yang lebih dari rindu, itulah kata yang tepat dgn perasaan aku saat ini
Otak : lihat dirimu, apa kamu pantas untuk memikirkan seseorang yang mungkin dia sedang memikirkan orang lain
Aku : tapi aku tetap merindu.. aku terseret dalam bayangnya. aku berhenti.
Otak : waktu terus berjalan, silahkan kau merindu, tapi tak terdiam. biarkan waktu yang menjawab rindumu saat ini.
Aku : jika waktu bekata tidak ? :(


Otak : yakin lah, ada seseorang disana yang lebih pantas dan akan membalas rasa rindumu lebih dari yang kau harapkan. berdo'alah. maka yang terjadi adalah lebih dari apa yang kau kira.            


Tawakal


"jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkanmu. tapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal"
(QS. Ali Imran: 160)


saat kau pikir harapan telah sirna
dan kau hanya ingin menyerah,
biru kini menjadi hitam,
kepercayaan dirimu runtuh
tampaknya tak ada jalan keluar dari sini.
saat kakimu membeku,
dan kau menjadi yakin bahwa kau terkucil,
maka tataplah bintang, jangan pada kegelapan.
kamu akan temukan hatimu bersinar bagaikan mentari.
jangan biarkan amarah menyesatkan diri kita
sedang keinginan baik harus dibayar mahal
saat itulah kau dapat membangun jembatan penerang
itulah yang mengubah semua kesalahan menjadi baik.
saat itulah kau tau bahwa itu patut diperjuangkan.
saat itulah cinta mengubah malam menjadi siang.
saat itulah akhirnya rasa sepimu pun sirna.
karena itulah kamu harus kuat malam ini.
kuat dengan semua yang membersamaimu.
saat itulah, kamu tak boleh menyerah.
tariklah nafasmu dalam. pejamkan mata berikan ketenangan.
jangan lupa, kembalikan cinta pada kehambaan.

#Repost.

Jumat, 13 Desember 2013

[....]




Merayakan sebuah kesunyian
terdiam, mengajak alam mengheningkan diri
untuk seluruhnya mengingat sang Maha
untuk segenapnya melihat jauh ke dalam ‘aku’

lalu siapa ‘aku’?
merayakan sebuah kesunyian
bukan berarti mengosong
pikiran kadang meramai, bising
semua berebut minta didengar

suara apa itu?
pada satu pintu sunyi aku berharap
sebuah ruang kedamaian
dan pada satu jendela sunyi aku menunggu
harapan itu bukan sekadar kiasan

seberapa jauh harus kugantung?

#Repost ^^

Jumat, 06 Desember 2013

Hari ini saya berjanji

hari ini saya berjanji
akan lebih jujur

pada hati
pada diri sendiri

hari ini saya berjanji
akan lebih menerima

tentang kekurangan
tentang kesedihan

hari ini saya berjanji
akan lebih terbuka

terhadap perasaan
terhadap keinginan

hari ini saya berjanji
akan lebih membuka mata

menghadapi yang akan datang
menghadapi setiap proses kejadian

hari ini saya sudah berjanji
untuk diri saya sendiri

tentang saya, pikiran saya  dan hati saya
yang seringkali debat tak berjeda

hari ini saya sudah berjanji
untuk tetap mencintai hujan, dengan raut bahagia dan ceria.

di dalam dan di luar diri saya.




#http://ernijuju.tumblr.com/page/4

Kamis, 05 Desember 2013

Sebab Rindu .. : ....

Sebab rinduku tak mengenal hari libur

Tanyakan pada pohon-pohon siwalan sepanjang jalan menuju rumahmu, lelaki
betapa bebayangmu mampu menyapu bersih segala ingatan luka yang menyesak
menghimpit
Lalu menjadikanku selayak karat besi tanpa guna

Sebab rinduku tak mengenal hari libur

Tanyakan pula pada jagung-jagung yang menguning diladang rumahmu, lelaki
betapa setiap hujan yang turun
serupa sakau rinduku yang mencair.

Dingin.
Banjir.
Menggenang.
dan aku beku menanggung rindu yang tak libur barang seharipun.