Kamis, 23 Agustus 2012

Sajak yang merantau




Aku tulis sajak ini untukmu,bu
Sebelum petang mendahului mencium anyir kakimu
Aku ingin rasakan sekali lagi hangat tubuhmu
Yang memelukku dan cium kening yang selalu kau hadiahkan dipertiga malammu
Do’amu tak hengkang waktu
Biar musim ini aku tak pulang aku ingin mersakan kembali
Cumbu mesra saat kecilku dulu
Mengganti popok yang basah oleh kencingku
Menggendongku yang merengek minta susu
Atau bahkan saat-saat kau alirkan air mata dan keringatmu
Tuk obati keluhku
Aku tulis sajak ini untukmu,ibu
Angin yang menyampaikan cintamu dari seberang telah kupeluk
Agar kau rasa batapa aku mencintaimu jua
Mataku selalu menghangat ketika sampai
Pada wajahmu
Teduh tuamu,,,,
Tak pernah kalah oleh ganasnya matahari
Ayunkan cangkul tuk suapi aku dan ale”2ku sesuap nasi
Ikan asin ciri has mu yang aku ingini saat ini
Betapa dirantau kau baik-baik sajakah,ibu??
Kutulis sajak ini ,ibu
Agar engkau tau harap ku tuk bakti padamu
Aku kan goda Tuhan
Untuk segerakan kau kembali padaku


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar