Senin, 23 Desember 2013

Mari ^ ^


pandangi tembok ini seakan kau dan aku memandangi sebuah batu yang tersusun rapih. 
Tatapi tembok ini apabila kau dan aku tidak bisa melihat diri kita sendiri, jangan bertanya kepada kaca, yang hanya kita temukan adalah pandangan kemunafikan. 

kau dan aku terpisah jarak dan ruang yang menjadikan tembok ini kokoh. kau dan aku terpisah waktu, karena dengan sendirinya tembok ini tidak lagi berdiri kokoh termakan usang nya zaman.
 mau kah kita meroboh kan tembok ini agar kita selalu bisa tertawa tanpa terbebani kokohnya tembok ini?ataukah kita biarkan saja tembok ini berdiri dengan tegap karena dengan begitu kita bisa memanjat dan menemukan titik puncak dimana kita bisa berdiri dipuncak tembok tersebut?jangan bertanya kepada orang,karena membuat kita bingung. tanyakanlah pada diri kita sendiri apa yang baik buat tembok kita tersebut!




#Repost

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar